Cara Memulai Percakapan Dengan Wanita Yang Baru Dikenal

Cara Memulai Percakapan Dengan Wanita Yang Baru Dikenal

Dikala Anda baru saja mengenal seseorang, berkirim pesan singkat bisa menjadi cara yang tepat untuk mencairkan kebuntuan obrolan dan mencari tahu apakah Anda dan ia beratensi untuk saling mengenal lebih jauh. Apabila Anda berharap berdiskusi dengan seorang gadis melalui pesan singkat, namun tak tahu seharusnya memulai dari mana, panduan ini tepat untuk Anda.

Mengawali sebuah kekerabatan, bagus itu pertemanan, percintaan, pekerjaan, malah persaudaraan, senantiasa diawali dengan membuka percakapan. Terdengar gampang, tentu saja. Melainkan untuk beberapa orang, membuka diskusi dan menjaganya supaya berlangsung lama bukan hal yang gampang. Menyenangi yang seharusnya disuarakan dan apa yang seharusnya dikatakan dikala berdiskusi dengan orang asing yang baru berharap dikenal?

Tenangkan pikiranmu, usir rasa gugupmu. Menginfokannya dari Tech Timeout, ini cara terbaik untuk memulai diskusi dengan orang lain.

Mulailah pembicaraanmu dengan memberikan pujian pada lawan bicaramu. Anda bisa memuji penampilannya, atau apapun yang berhubungan dengannya. Jangan lakukan secara berlebihan, kemudian iringi dengan pertanyaan supaya percakapan bisa berlanjut. Seumpama, “Kemejamu bagus, sesuai dengan gayamu. Apabila boleh tahu beli di mana?”

Pertanyaan basa-basi juga membantumu untuk membikin percakapan dengan orang baru. Anda bisa menanyakan infonya, cuaca hari ini, atau kegiatan yang ia lakukan selama tamasya kemarin. Kecuali bertanya padanya, anda perlu membagikan hal yang sama dengannya sehingga diskusi nggak terkesan seperti wawancara.

Pertanyaan terbuka bisa membawa percakapanmu jadi lebih panjang bersama lawan bicaramu. Bahas topik sederhana, seperti, “Menyenangi anda menyukai olahraga?”, “kalau boleh tahu, anda alumni kampus mana, ya?”, “Kenal baca buku?”, dan sebagainya.

Pertanyaan seperti menarik perhatian lawan bicara, dan membuatmu bisa mempelajari ketertarikannya. Kalimat pertanyaan bisa seperti, “Apabila terjebak di pulau terpencil, tiga benda apa yang akan kau bawa?”, “Apabila hanya bisa menyantap lima ragam makanan berbeda, kira-kira apa yang akan kau makan?”. Jangan lupa untuk mengutarakan jawabanmu, juga!

Akan berkencan dengan seseorang? Jangan gugup, Bela! Kenal terjadi keheningan di antara kau dan teman kencan, lontarkan pertanyaan sederhana seperti kesukaannya pada binatang, ketertarikannya pada buku atau film, atau daerah daerah ia tinggal semasa kecil. Pertanyaan ini bisa memancing kembali percakapan di antara kau dan dirinya.

Baru mengikuti keadaan di lingkungan baru? Atau berharap menambah pertemanan dengan rekan-rekan kerja lainnya? Anda bisa menyapa mereka dan memulai diskusi dengan melontarkan pertanyaan seperti, “Bagaimana liburanmu kemarin?”, “Ruangan ini terasa dingin atau hanya aku yang merasakannnya?”, “Bagaimana harimu, sibuk?.

Sebuah persamaan antara anda dan lawan bicara bisa memperpanjang dan memperluas percakapan kalian! Mulai dengan topik yang paling sederhana, seperti musik unggulan, hobinya, destinasi yang ia kunjungi kalau tamasya, dan sebagainya.

Kecuali memberi pertanyaan “Apabila kau hanya bisa…”, kau bisa memberikan pertanyaan yang berbunyi, “Lebih pilih mana…” Ini akan membikin percakapanmu jadi lebih menyenangkan. Seumpama, “Lebih pilih mana, nggak bawa dompet atau nggak bawa telpon seluler?”

Dari membahas topik yang ringan, kau bisa mengangkat topik yang lebih berat secara pelan. Bukan perihal politik atau regulasi, loh. Bela. Topik yang lebih serius bisa seperti, “Siapa orang yang paling berperngaruh dalam hidupmu?”, “Menyenangi yang kau menyukai dari dirimu sendiri?”, “Coba deskripsikan definisi gembira versi anda”.

Jangan lupa untuk mensupport pembicaraanmu dengan beberapa gestur tubuh spesial, seperti senyuman, perawakan tubuh yang terbuka, tubuh yang condong ke arah lawan bicara, melihat matanya, mengangguk dikala ia berdiskusi, dan menyentuhnya dengan berjabat tangan.

Selamat mencoba, Bela! Kau pasti bisa memulai diskusi, membikin percakapan yang berlangsung cukup lama, dan menjalin kekerabatan baru dengan lawan bicaramu.

Tinggalkan komentar